Adab Berhari Raya di Tengah Pandemi Korona
📝 Adab Berhari Raya di Tengah Pandemi Korona
ㅤ
ㅤ
ㅤ
Ada yang berbeda pada perayaan hari raya Idul Fitri tahun 1441 H ini karena keberadaan pandemi covid-19. Di mana sebagian rutinitas ibadah dan adab hari raya tidak dapat diamalkan, khususnya untuk daerah-daerah yang ditiadakan pelaksanaan shalat ied di lapangan demi kemaslahatan bersama.
ㅤ
Berikut disampaikan beberapa adab berhari raya di tengah wabah korona. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Baarokallahu fiikum.
ㅤ
1). Menghadirkan niat yang baik.
2). Mandi pagi sebelum menuju tempat shalat ied.
3). Mengenakan wewangian bagi laki-laki. Wanita pun boleh mengenakan wewangian ketika sholat ied diadakan di rumah bersama anggota keluarga.
4). Mengenakan pakaian rapi (dan baru bila ada), utamanya berwarna putih bagi laki-laki.
5). Menyisir dan merapikan rambut. Bila mengenakan minyak rambut maka lebih utama.
6). Mengeluarkan zakat fitri sebelum pelaksanaan shalat ied. Ini waktu utama menyalurkannya, bila memungkinkan. Boleh juga dikeluarkan sehari atau dua hari sebelum ied.
7). Sarapan pagi. Utamanya dengan kurma sejumlah bilangan ganjil (3, 5, 7, dst).
8). Bersegera menuju tempat pelaksanaan shalat ied yang sudah disiapkan di rumah.
9). Bertakbir dengan mengeraskan suara (bagi laki-laki).
Di antara lafal takbir yang sahih yaitu dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiyaAllahu anhu yang berbunyi, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha ilallahu-Wallahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil-Hamdu (Allah Maha besar, Allah Maha besar, tiada tuhan yang hak kecuali Allah, dan Allah Maha besar, Allah maha besar dan bagi Allah semata segala pujian).” (Sahih riwayat Ibnu Abi Syaibah)
10). Terus bertakbir hingga usai pelaksanaan shalat ied.
11). Mengajak para anggota keluarga wanita (ibu, istri, anak-anak) ikut serta hadir di tempat shalat ied meskipun sedang haid, namun tentu saja mereka tidak ikut shalat.
12). Jangan lupa anak-anak disuruh mandi, berpakaian rapi dan bersegera ke tempat pelaksanaan shalat.
13). Hanya mengerjakan shalat ied dua rakaat. Tidak ada shalat tahiyyat mushola rumah, qobliyah atau ba’diyah ied.
14). Cukup melaksanakan shalat saja tanpa ada khutbah.
15). Seusai shalat, di antara anggota keluarga saling memberi ucapan selamat hari raya dengan kalimat “Taqabballallahu minaa wa minkum" (Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian) atau ucapan selamat ied yang lainnya selama itu baik.
16). Silaturahmi dan ramah-tamah dengan keluarga dan kerabat jauh (juga dengan sahabat dan teman) dapat melalui media sosial (video call) seperti dengan aplikasi WhatsApp, Mesengger, Zoom dan yang lainnya.
17). Hindari boros harta di hari raya.
18). Bila di suatu daerah ada saling mengunjungi antara kerabat dan tetangga, hindari berjabat tangan antara laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya.
19). Wanita tidak mengenakan minyak wangi ketika keluar rumah untuk suatu kebutuhan.
20). Tetap menjaga shalat lima waktu.
21). Tetap bersemangat mengerjakan ibadah dan amal saleh.
22). Menjauhi hal-hal yang membahayakan, seperti bermain mercon, kembang api, dll.
ㅤ
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala menerima amal ibadah kita semua. Semoga Dia memberikan kemudahan kepada kita semua untuk senantiasa beramal saleh pasca bulan Ramadan.
ㅤ
Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu, menjadi sebab hidayah, dan Allâh membalas anda dengan kebaikan dan menjadi amal jariyah, serta memudahkan jalan kita menuju Jannah. آمِينَ.
Komentar
Posting Komentar